Agus–Nazar Perjuangkan Infrastruktur Pertanian, Tebo Dapat 20 Titik Irigasi

Kab Tebo233 Dilihat

Globalberita.id ~ Kabupaten Tebo memperoleh 20 dari total 22 titik bantuan irigasi tahap I yang dialokasikan pemerintah pusat untuk Provinsi Jambi pada 2026. Bantuan dengan nilai anggaran sekitar Rp34 miliar tersebut ditujukan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan infrastruktur pengairan pertanian di Kabupaten Tebo.

Capaian ini meningkat dibandingkan tahun 2025, ketika Kabupaten Tebo mendapatkan 16 titik bantuan irigasi melalui sejumlah program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sementara itu, dua titik lainnya pada alokasi tahap I tahun 2026 diberikan kepada Kabupaten Bungo.

Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE., MM., bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, SE., M.Si., terus mendorong upaya koordinasi dan pengajuan program pembangunan kepada pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya memperoleh dukungan anggaran untuk pembangunan daerah, di tengah keterbatasan kemampuan fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Berdasarkan alokasi tersebut, sekitar 91 persen dari total 22 titik bantuan irigasi tahap I untuk Provinsi Jambi berada di Kabupaten Tebo. Pemerintah daerah berharap dukungan ini dapat membantu meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian, menjaga keberlangsungan musim tanam, serta mendorong peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan.

Pada 2025, Kabupaten Tebo memperoleh 16 titik bantuan irigasi melalui tiga program pemerintah pusat. Rinciannya, lima lokasi melalui program SIPURI yang mencakup delapan item pekerjaan, empat titik melalui program Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Balai Wilayah Sungai (BWS), serta tujuh titik melalui program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

Selain bantuan tahap I tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tebo juga masih memperjuangkan usulan pembangunan irigasi tahap II sebanyak 60 titik kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi, khususnya pada lahan pertanian yang membutuhkan dukungan pengairan.

Apabila usulan tahap II mendapatkan persetujuan dan pendanaan, tambahan titik irigasi tersebut berpotensi memperluas akses pengairan bagi petani di sejumlah wilayah Kabupaten Tebo. Namun, realisasi pembangunan tetap bergantung pada hasil evaluasi, persetujuan, dan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Tebo berharap bantuan irigasi yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat. Peningkatan infrastruktur pengairan diharapkan turut menunjang hasil panen, menjaga keberlanjutan usaha tani, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Upaya pengajuan program ke pemerintah pusat akan terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan Kabupaten Tebo. Ke depan, efektivitas pelaksanaan proyek dan manfaatnya bagi petani menjadi aspek penting dalam memastikan dukungan anggaran tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(Doni)

Media Patner :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *