H.Dedy Putra Bupati Bungo Bantah Tudingan Namanya Di Sebut Terlibat PETI

Bungo35 views

Bungo -Bupati Bungo, H. Dedi Putra, S.H., M.Kn, secara tegas membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo. Ia memastikan bahwa informasi yang beredar luas di media sosial tersebut tidak benar atau hoaks.

Dalam pernyataan resminya di hadapan awak media, Selasa (31/03/2026), Bupati menyampaikan kekecewaannya atas tuduhan yang dinilai tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik.

“Demi Allah, satu sen pun saya tidak akan makan uang PETI. Saya haramkan itu bagi diri saya,” tegas H. Dedi Putra.
Bupati menegaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Bungo justru berkomitmen untuk menertibkan aktivitas PETI yang merusak lingkungan dan melanggar hukum.

Ia menyampaikan bahwa Pemkab Bungo telah membentuk tim khusus penertiban PETI yang melibatkan unsur Forkopimda guna memastikan penegakan hukum berjalan secara tegas dan tanpa pandang bulu.
“Saya tegaskan, tidak ada satu orang pun, dengan latar belakang apa pun, yang berdiri di atas hukum. Semuanya harus patuh,” ujarnya.

BACA JUGA :  ‎Hasan Rio Dusun Tanjung Secara Resmi Buka Acara MTQ ke 54 Tingkat Negeri Dusun Tanjung ‎

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Bungo juga telah memperbarui Surat Keputusan (SK) Tim Terpadu Penertiban PETI yang diketuai oleh unsur pimpinan aparat penegak hukum, yakni Kapolres Bungo, Dandim, dan Kajari.

Selain itu, Bupati turut memerintahkan pelaksanaan investigasi internal secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai perangkat daerah, mulai dari Dinas PMD, Satpol PP, Dinas PUPR hingga pihak kecamatan.

Ia menegaskan, apabila ditemukan adanya oknum pejabat yang terlibat dalam aktivitas PETI, maka akan diberikan sanksi tegas hingga pemberhentian sesuai dengan komitmen integritas yang telah ditetapkan.

Dalam upaya penanganan yang lebih luas, Pemerintah Kabupaten Bungo juga telah berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Provinsi Jambi serta unsur Forkopimda tingkat provinsi, termasuk Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, dan Danrem.

Koordinasi tersebut dilakukan guna memperkuat langkah penindakan di lapangan serta memastikan penanganan PETI berjalan secara terpadu dan efektif.

Bupati pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.

Media Patner :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *