Ribuan Masyarakat bergantung pada PETI, GEMAKATO : Pemkab Tebo harus Carikan Solusi

Kab Tebo277 Dilihat

Globalberita,id ~ Gerakan mahasiswa kabupaten Tebo, menyoroti tajam aktivitas penambangan emas tanpa Izin (PETI) di Kabupaten tebo yang semakin merajalela.

Aktivitas ini di ketahui tidak jauh dari Kapolsek Sumay dan Kapolres Tebo yang seakan sengaja di biarkan tanpa ada nya penindakan tegas.

Ketua umum gerakan mahasiswa kabupaten tebo (GEMAKATO) menyampaikan pandangan tegas namun realistis terkait fenomena PETI,
“penambangan liar harus ditertibkan dengan cara humanis tanpa ada pihak yang dirugikan, karena dampaknya terhadap masyarakat kecil dan solusi itu tidak bisa sekadar larangan”ucap Rengki.

Lebih lanjut Rengki menejelaskan,
Polemik ini tidak harus di basmi dengan penindakan tegas aparat kepolisian, ada ratusan kepala keluarga yang menggantungkan hidup dari penambangan ini, pemerintah daerah harus hadir, tidak bisa hanya menutup mata, ujar rengki.

Aktivis GEMAKATO ini juga menyoroti ada nya setoran para pekerja peti kepada para oknum dengan jumlah puluhan juta rupiah, potongan fee 15% dari penghasilan dan biaya ke amanan 300 per rakit peti,
“Jangan sampai masyarakat sudah susah untuk bekerja, penindakan hukum selalu mengantui, malah ada saja oknum yang memanfaatkan warga dengan tujuan untuk kepentingan pribadi, “pungkas Rengki.(Doni)